GfM9TpClTSGpGUWpGSM8GUdoBA==

Disangka Jaringan ISIS, Warga Madura Bacok Polisi Surabaya



Berita, PanditBola.com - Imam Mustafa (30), seorang pemuda dari Madura yang tinggal di Jalan Sidosermo IV Gang I nomor 10A Surabaya, datang untuk meretas petugas polisi yang sedang bertugas.

Menurut sumber informasi, pelaku datang berpura-pura melapor ke Kantor Polisi Surabaya Wonokromo. Tidak ada tanda yang mencurigakan sama sekali.

Setelah beberapa menit, segera bawa sabit dan dorong ke anggota yang bertugas.

Karena mereka menentang ketika ingin ditangkap oleh petugas, polisi segera melumpuhkan kakinya menggunakan timah panas.

Ketika suaraindonesia.co.id mencoba menggeledah rumah kosnya, Imam Mustofa dikenal sebagai lelaki pendiam.

"Mustafa jarang berkomunikasi dengan warga setempat. Penduduknya juga tutup," jelas Rahmad, salah satu pemilik rumah kos.

Bahkan belakangan ini, kata Rahmad, Imam tampak semakin aneh dengan pemahaman agama yang ia yakini.

"Mustofa saya pernah memberi saran. Agar bisa berinteraksi dengan masyarakat. Tapi tidak mau," akui dia.

Dia mengatakan, dalam dua tahun terakhir telah terjadi banyak perubahan. Bahkan ketika berbicara, itu terlihat lebih radikal.

"Bahkan istrinya sekarang memakai niqab," kata Rahmat.

Kepala Humas Polda Jatim Komisaris Polisi Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, saat ini pelaku sudah diamankan segera Densus 88 Mabes Polri.

"Untuk kecurigaan sementara, anggota kelompok melakukan Amaliyah," kata Barung, Sabtu (17/8/2019).

Adapun buktinya sendiri, banyak jenis senjata diamankan dari tasnya.

"Tajam, sabit, ada katapel, ada katapel anak, senapan Airsoft, ada simbol tertentu yang diduga dari jaringan Isis," katanya.
Pastikan berkomentar dengan baik

0Komentar

Berhasil Ditambahkan

Tulis Apa Yang Ingin Kamu Cari Dan Tekan ENTER Untuk Mencari.