Ingin Menjadi Anggota Dewan IMO, Kementerian Transportasi Mendekati Arab Saudi
Berita, PanditBola.com - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus mendekati duta besar negara sahabat di Organisasi Maritim Internasional (IMO) agar berhasil dalam proses seleksi Indonesia untuk kembali menjadi Anggota Dewan IMO untuk 2020-2021 Periode.
"Salah satu upaya kami adalah mengunjungi kantor perwakilan negara-negara anggota IMO di Jakarta untuk mengambil pendekatan langsung untuk mengumpulkan dukungan," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo dalam pernyataan tertulis, Sabtu (7/9 / 2019).
Agus membawa delegasi yang terdiri dari Kepala Pusat Kemitraan Internasional dan Fasilitasi Kerjasama (PFKKI) Kementerian Perhubungan, Direktur Unit Penjaga Pantai dan Laut, serta perwakilan dari Divisi Urusan Hukum dan Kerjasama Internasional Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Pada kunjungannya ke Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Agus dan rombongannya diterima langsung oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, HE. Esam A. Abis Althagafi.
Agus menilai selama ini Indonesia dan Arab Saudi telah menjalin hubungan kerjasama yang baik, bahkan telah sepakat untuk saling mendukung dalam pemilihan sebagai Anggota Dewan C Kategori IMO pada tahun 2015 dan 2017.
"Mempertimbangkan perjanjian yang telah kami buat jauh-jauh hari sebelumnya, kami berharap pada 2019 Indonesia dan Arab Saudi juga dapat kembali sepakat untuk saling mendukung dalam pemilihan sebagai Anggota Dewan Kategori C IMO," jelasnya.
Selain saling mendukung dalam pemilihan sebagai Anggota Dewan IMO Kategori C, Pemerintah Indonesia juga telah menjalin beberapa kolaborasi dengan Pemerintah Arab Saudi.
Pada bulan Maret 2017, menteri tertinggi Arab Saudi, Raja Salman Bin Abdulaziz, mengunjungi Indonesia dan menandatangani sebelas perjanjian kerja sama antara Arab Saudi dan Indonesia.
"Salah satu perjanjian ditandatangani oleh Menteri Perhubungan, yaitu tentang Otoritas Penerbangan Republik Indonesia dan Otoritas Arab Saudi," katanya.
Selain itu, ada juga kerja sama kelautan dan perikanan yang ditandatangani oleh Menteri Kelautan dan Perikanan. Selanjutnya, pada Oktober 2018, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al-Jubair juga mengunjungi Indonesia untuk meninjau kembali kemitraan antara kedua negara sejak kunjungan Raja Salman.
"Oleh karena itu, kami berharap kerja sama yang baik ini dapat lebih erat didukung oleh saling mendukung dalam pemilihan Anggota Dewan IMO untuk Periode 2020-2021 mendatang," katanya.

0Komentar