GfM9TpClTSGpGUWpGSM8GUdoBA==

Istana Instruksikan Tindak Tegas WNA Terlibat Demo Papua Merdeka



Berita, PanditBola.com - Imigrasi mendeportasi empat Warga Negara Asing (orang asing) yang diduga berpartisipasi dalam demonstrasi Papua Merdeka. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta agar keempat warga negara Australia ditangani dengan tegas.

"Saya pikir jika itu terjadi harus ada tindakan tegas. Negara berdaulat, jangan bermain dalam negara berdaulat. Itu pasti itu," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (3/9).

Menurutnya, tindakan tegas ini perlu dilakukan pada orang asing yang mengganggu kedaulatan Indonesia. Meski begitu, Moeldoko memperingatkan untuk berhati-hati dalam berurusan dengan orang asing yang diduga berpartisipasi dalam demonstrasi Papua Merdeka.

"Harus hati-hati karena ini terkait dengan kewarganegaraan dan negara yang bersangkutan. Jadi itu akan terlihat dengan baik, langkah-langkah tindakan tentu tidak ingin negara berdaulat dikotori oleh orang-orang seperti itu," jelasnya.

Sebelumnya, keempat orang asing itu diduga ikut serta dalam aksi Papua Merdeka di Sorong, Papua, 27 Agustus 2019. Penjabat Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Imigrasi Publik, Ujo Sujoto mengungkapkan keempat orang asing itu memang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

"Kantor Imigrasi Kelas II Sorong telah mendeportasi 4 (empat) warga Australia yang dicurigai ikut serta dalam demonstrasi OAP yang bertujuan menuntut kemerdekaan Papua di depan Kantor Walikota Sorong," kata Ujo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2) / 9).

Ia mengatakan, proses deportasi keempat WN Australia dilakukan pada Senin 2 September 2019 melalui Bandara DEO Kota Sorong dan diterbangkan dengan menggunakan nomor penerbangan ID Batik Air nomor penerbangan 6197 ke Bali melalui Makassar.
Pastikan berkomentar dengan baik

0Komentar

Berhasil Ditambahkan

Tulis Apa Yang Ingin Kamu Cari Dan Tekan ENTER Untuk Mencari.