GfM9TpClTSGpGUWpGSM8GUdoBA==

Pendapatan Ritel Naik Sampai 100% Kala Listrik Padam Selama 9 Jam



Berita, PanditBola.com - Pemadaman listrik massal di wilayah Jabotabek dan sebagian Jawa pada hari Minggu (4/8) rupanya menguntungkan para pengecer di pusat-pusat perbelanjaan (mal). Hasilnya, pendapatan meningkat dua kali lipat.

Asosiasi Manajemen Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) menyatakan, jumlah pengunjung mal pada hari Minggu melonjak drastis dari rata-rata harian untuk memanfaatkan listrik yang tersedia di sana.

"Dampak lainnya adalah mal itu penuh. Semuanya datang ke sini. Penjualannya akan bagus. Penghasilan ritelnya bagus," kata Ketua DPP APPBI Stefanus Ridwan di Gandaria City Mall, Jakarta, Selasa (6/8) ).

Karena itu, Ridwan juga memperkirakan, pendapatan untuk pengusaha ritel bisa naik hingga 100 persen. "Beberapa mal bisa bertambah 50-100 persen. Biasanya bisa sangat sepi, yang sangat ketat," lanjutnya.

Di sisi lain, ia juga mengatakan, manajer mal mungkin mengalami kerugian karena pemadaman listrik dalam jemaat. Namun, ia menambahkan, APPBI tidak akan menuntut kompensasi dari PLN.

"Kami tidak ingin menuntut seperti itu. Kami hanya harus membayar untuk listrik saja. Jumlahnya tidak terlalu tinggi. Tetapi sebaliknya, ia datang dengan banyak pengunjung. Satu-satunya kerugian adalah mal, pengecer mendapat untung semua, "jelasnya.

"Kami tidak benar-benar membutuhkan kompensasi-kompensasi. Kami juga tahu bahwa PLN tidak sengaja seperti itu, kan? Kami hanya bertanya ya, jangan lakukan itu juga lain kali. Jika kami mengatakan meminta kompensasi tidak adil juga, karena pemadaman listrik kemarin benar-benar menjadi sangat penuh, "katanya.
Pastikan berkomentar dengan baik

0Komentar

Berhasil Ditambahkan

Tulis Apa Yang Ingin Kamu Cari Dan Tekan ENTER Untuk Mencari.